loading…
Di tengah ancaman stagnasi pasar domestik dan agresifnya tren mobil listrik murni, Toyota Indonesia mengumpulkan ratusan pemasok lokalnya untuk menyatukan barisan. Foto: TMMIN
Di luar sana, dinamika geopolitik sedang kacau. Ditambah lagi, tren elektrifikasi (mobil listrik) datang terlalu cepat seperti tsunami. Memaksa semua pabrikan kalang kabut mengubah haluan.
Tsunami ini tidak hanya menghantam pabrik pembuat mobilnya. Tapi juga menyapu industri di bawahnya: para pembuat onderdil (supplier). Kalau pabrik mobil banting setir murni ke listrik, apa kabar pabrik pembuat knalpot, busi, atau tangki bensin? Mereka dituntut berubah wujud secara instan.
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tahu betul kepanikan ini. Senin kemarin (20/4/2026), mereka mengumpulkan lebih dari 500 perusahaan pemasoknya dalam acara “TMMIN Supplier Convention 2026” di Pantai Indah Kapuk. Hadir pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan petinggi kementerian terkait.
Pesan yang ingin disampaikan Toyota jelas: kami tidak akan meninggalkan kalian.