
loading…
BytePlus, inovator global di bidang solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan cloud menyelenggarakan BytePlus Indonesia AI Day 2026. FOTO/dok.SindoNews
“Di BytePlus, kami melihat AI sebagai katalis untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan, termasuk di Indonesia. Melalui solusi berbasis AI yang kami perkenalkan, kami mendukung perusahaan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mempercepat inovasi, dan memperkuat daya saing di tengah dinamika pasar yang terus berubah,” ujar Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, Leon Chen, seperti dikutip, Senin (20/4/2026).
Baca Juga: Dukung Transformasi Pendidikan, PB PGRI Luncurkan Pelatihan 1 Juta Guru Mahir AI dan Coding
Penyelenggaraan acara bertema “Unleash Frontier AI Capabilities” ini hadir di tengah anomali data adopsi AI di Indonesia. Meskipun tingkat penggunaan AI di dalam negeri telah mencapai angka 96 persen, tercatat baru sekitar 12 persen dari adopsi tersebut yang mampu menghasilkan dampak bisnis yang nyata dan terukur bagi perusahaan.
Guna menjembatani celah tersebut, BytePlus memperkenalkan BytePlus ModelArk, sebuah platform terpadu untuk Large Language Models (LLM). Inovasi ini memungkinkan para pengembang mengintegrasikan berbagai model aplikasi secara fleksibel, mulai dari pengembangan chatbot cerdas hingga pembuatan konten yang memiliki personalisasi tinggi bagi konsumen.
Selain itu, BytePlus turut meluncurkan rangkaian model “Seed” yang dirancang untuk membangun pengalaman digital terintegrasi di atas infrastruktur siap pakai. Rangkaian ini meliputi Dola Seed 2.0 untuk penalaran dasar, Dreamina Seedance 2.0 untuk produksi video dinamis, serta Dola Seedream 5.0 yang mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi dari bahasa alami.