Aktivitas Juventus di bursa transfer musim panas 2026 belum akan berhenti setelah kedatangan Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic. Bianconeri masih berencana menambah setidaknya lima pemain untuk menyempurnakan skuad Luciano Spalletti.
Kiper baru menjadi kebutuhan paling mendesak Juventus. Selain itu, klub asal Turin tersebut masih memburu penyerang tengah, gelandang box-to-box, bek tengah berkaki kiri yang mampu membangun serangan, serta bek kiri.
Dilansir dari Tuttosport, Kamis (06/08/2026) dua posisi pertama—kiper dan penyerang—ditargetkan dapat diselesaikan dalam dua pekan ke depan. Manajemen memilih bekerja tanpa banyak pernyataan publik agar negosiasi dapat berjalan jauh dari sorotan.
Ketika ditanya mengenai transfer baru selama berada di Hong Kong, Spalletti hanya mengatakan Juventus masih memiliki beberapa persoalan yang harus diselesaikan. Ia juga mengaku percaya kepada jajaran manajemen yang bertahan di Italia untuk mengurus negosiasi.
“Masih ada beberapa situasi yang perlu kami selesaikan. Untuk posisi penjaga gawang, saya percaya kepada pekerjaan para direktur yang tetap berada di Italia agar dapat bekerja sebaik mungkin,” kata Spalletti.
Zion Suzuki Menjadi Prioritas Juventus
Nama Zion Suzuki masih berada di posisi teratas dalam daftar calon kiper Juventus. Namun, Bianconeri menghadapi persaingan berat karena Paris Saint-Germain semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Parma.
Parma sebelumnya menolak penawaran pertama PSG senilai 33 juta euro ditambah bonus. Direktur olahraga PSG, Luis Campos, diperkirakan kembali mengajukan tawaran lebih besar yang mendekati permintaan klub Emilia-Romagna.
Kesepakatan berpotensi tercapai di angka sekitar 40 juta euro termasuk bonus. Jika transfer tersebut terjadi, Juventus berharap bisa mendapatkan Suzuki melalui skema peminjaman selama satu musim.
Rencana itu sebenarnya telah dibicarakan Juventus dan PSG ketika kedua klub melakukan negosiasi terkait Kolo Muani. PSG dapat membeli Suzuki dari Parma, kemudian meminjamkannya kepada Bianconeri agar tetap mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.
Keinginan Suzuki menjadi faktor penting dalam skenario tersebut. Kiper asal Jepang itu disebut tidak tertarik pindah ke Paris apabila hanya ditempatkan sebagai penjaga gawang kedua.
Suzuki lebih terbuka menjalani satu musim tambahan di Serie A bersama Juventus. Kesempatan bermain di Turin dinilai dapat membantunya melanjutkan perkembangan setelah tampil menonjol di Piala Dunia 2026.
Bagi Juventus, skema peminjaman juga memungkinkan investasi permanen untuk posisi kiper ditunda hingga bursa musim panas berikutnya. Strategi itu dapat membantu klub mengalokasikan anggaran kepada posisi lain yang juga membutuhkan penguatan.
Atubolu, Trubin, dan Vicario Jadi Alternatif
Juventus sebenarnya sudah mengidentifikasi beberapa alternatif apabila gagal mendapatkan Zion Suzuki. Namun, pilihan yang tersedia dinilai belum sepenuhnya memenuhi karakter kiper yang diinginkan Luciano Spalletti.
Noah Atubolu merupakan salah satu nama yang mendapat persetujuan banyak pihak di Continassa. Kendalanya, Freiburg meminta sekitar 15 juta euro untuk melepas penjaga gawang tersebut.
Nilai itu masih dianggap terlalu tinggi bagi kemampuan belanja Juventus saat ini. Bianconeri berharap Freiburg bersedia menurunkan harga sebelum mengambil langkah lebih konkret.
Anatoliy Trubin juga masuk pemantauan karena berpotensi meninggalkan Benfica. Namun, biaya transfer kiper asal Ukraina tersebut diperkirakan tetap membutuhkan investasi cukup besar.
Pilihan lainnya adalah Guglielmo Vicario. Kendati demikian, kiper Italia tersebut disebut menjadi profil yang paling kurang diminati oleh departemen teknis dibandingkan kandidat lain.
Karena berbagai pertimbangan tersebut, Juventus akan mengerahkan seluruh upaya untuk mendapatkan Suzuki melalui skema peminjaman. Kiper Jepang itu dinilai paling sesuai dengan kebutuhan teknis dan kondisi keuangan klub.
Juventus Juga Memburu Jhon Lucumi
Selain kiper, Juventus terus berusaha memperkuat lini belakang dengan merekrut Jhon Lucumi. Bek tengah asal Kolombia tersebut menjadi salah satu target utama Spalletti untuk mengisi posisi pemain bertahan berkaki kiri.
Lucumi dilaporkan menolak tawaran dari tiga klub Turki dalam beberapa hari terakhir. Ia juga menunda pembicaraan dengan salah satu klub Premier League karena memprioritaskan kepindahan ke Juventus.
Sikap pemain tidak berubah dibandingkan satu pekan sebelumnya. Lucumi siap menunggu Bianconeri, tetapi menginginkan klub bergerak serius dalam beberapa hari mendatang.
Juventus disebut kembali menghubungi Bologna untuk membicarakan transfer bek berusia 28 tahun tersebut. Pembicaraan itu juga berkaitan dengan masa depan Fabio Miretti.
Bologna menjadi salah satu klub yang dapat menampung Miretti. Penjualan gelandang Italia itu dibutuhkan Juventus untuk mendapatkan dana serta menyediakan ruang dalam skuad.
Lucumi dipandang cocok dengan keinginan Spalletti karena beroperasi menggunakan kaki kiri dan mampu membantu proses pembangunan serangan. Karakter tersebut dibutuhkan untuk memberikan keseimbangan di lini belakang Juventus.
Franck Kessie Menunggu Penjualan Pemain
Juventus juga masih menjadikan Franck Kessie sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah. Mantan pemain AC Milan tersebut merupakan profil gelandang box-to-box yang paling disukai Spalletti.
Namun, Bianconeri harus menjual pemain sebelum dapat melakukan pendekatan menentukan. Kepergian Miretti saja belum cukup untuk membuka ruang bagi kedatangan Kessie.
Juventus membutuhkan setidaknya satu penjualan tambahan untuk mengakomodasi biaya dan posisi sang gelandang. Situasi itu menjadi hambatan yang tidak mudah diselesaikan menjelang bergulirnya musim baru.
Khephren Thuram sebenarnya menjadi kandidat utama untuk dijual dan menghasilkan pemasukan besar. Akan tetapi, pasar untuk gelandang Prancis tersebut sedang terbatas akibat masalah fisik.
Thuram mengalami sindrom femoropatellar yang diperkirakan membuatnya absen hingga akhir Agustus 2026. Cedera tersebut membuat klub peminat belum berani mengajukan tawaran konkret.
Tanpa penjualan Thuram atau pemain lain, Juventus akan kesulitan memenuhi permintaan finansial dalam transfer Kessie. Manajemen harus mencari jalan keluar sebelum bergerak lebih jauh.
Lima Posisi Masuk Daftar Belanja
Juventus memasuki fase penting dalam pembangunan skuad setelah mendapatkan Kolo Muani dan Alajbegovic. Kedua pemain tersebut belum dianggap cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan Spalletti.
Lima posisi masih masuk dalam agenda transfer Juventus, yakni penjaga gawang, penyerang tengah, gelandang box-to-box, bek tengah berkaki kiri, dan bek kiri.
Prioritas jangka pendek tertuju kepada kiper serta penyerang. Sementara itu, kedatangan Lucumi dan Kessie bergantung kepada keberhasilan klub melepas sejumlah pemain.
Strategi Juventus akan sangat dipengaruhi hasil negosiasi PSG dengan Parma mengenai Zion Suzuki. Apabila klub Prancis membeli sang kiper, Bianconeri siap menghidupkan kembali pembicaraan mengenai peminjaman satu musim.
Pada saat bersamaan, manajemen harus menyelesaikan penjualan Miretti dan mencari solusi atas situasi Thuram. Ruang finansial dari kedua operasi tersebut dibutuhkan untuk melanjutkan perburuan Lucumi dan Kessie.
Bursa transfer Juventus dengan demikian masih jauh dari selesai. Setelah Kolo Muani dan Alajbegovic, setidaknya lima pemain tambahan dapat tiba apabila seluruh penjualan dan negosiasi berjalan sesuai rencana.