Harper Beckham, putri bungsu pasangan megabintang David dan Victoria Beckham yang kini berusia 15 tahun, tengah bersiap melakukan manuver besar di industri kecantikan pada tahun 2027 mendatang. Brand skincare pribadinya tersebut dirancang khusus untuk menyasar segmen pasar Gen Z dan Gen Alpha.
Namun, langkah awal bisnis Harper sempat menemui ganjalan. Awalnya, keluarga Beckham telah mendaftarkan merek dagang bernama “HIKU BY Harper” di Inggris sejak Oktober lalu.
Sayangnya, Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) menerbitkan surat penolakan awal (initial refusal) karena dinilai dapat memicu kebingungan publik dengan merek yang sudah ada.
Nama “Harper” diketahui telah terdaftar untuk produk sapu/sikat, sementara kata “Hiku” sudah terdaftar untuk produk parfum dan perawatan kebersihan diri.
Guna mengatasi kendala lisensi tersebut, tim Harper bergerak cepat dan merumuskan nama baru. Sebuah sumber mengungkapkan kepada The Sun:
“Harper telah bekerja bersama timnya selama beberapa waktu dan akhirnya memutuskan untuk memilih nama Harlo By Harper. Berkas pendaftaran merek dagang saat ini sudah selesai diproses. Targetnya adalah meluncurkan merek ini secara resmi pada tahun depan.”
Meskipun rincian katalog produknya masih dirahasiakan, sumber tersebut membocorkan bahwa koleksi perdana Harlo By Harper akan berfokus pada pembersih wajah (cleanser), pelembap kulit (moisturizer), serta rangkaian produk perawatan jerawat khusus remaja.
Berawal dari Pengalaman Masalah Kulit Jerawat
Gagasan untuk mendirikan bisnis ini ternyata lahir dari pengalaman pribadi Harper sendiri. Dalam sebuah episode podcast terbaru, Victoria Beckham membeberkan bahwa putri bungsunya itu sempat mengalami krisis kepercayaan diri akibat masalah jerawat parah yang dipicu oleh penggunaan produk kosmetik yang tidak tepat.
“Harper bilang kepada saya bahwa dia ingin membuat mereknya sendiri karena dia tahu betul apa yang dibutuhkan kulitnya. Dia juga tidak ingin anak-anak muda lainnya mengalami masalah kulit seperti yang pernah dialaminya,” ungkap Victoria.
Mantan personel Spice Girls itu juga menambahkan bahwa Harper menyiapkan sendiri berkas presentasi bisnisnya secara sangat rapi dan profesional demi meyakinkan sang ibu untuk mendukung proyek tersebut.
Dukungan Penuh dan Strategi Bisnis Keluarga Beckham
Langkah bisnis Harper mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Victoria—yang belum lama ini mencatatkan pencapaian luar biasa setelah bisnis busana dan kecantikannya menembus valuasi sebesar 100 juta dolar AS—bertindak langsung sebagai mentor utama bagi sang putri.
Sebenarnya, langkah untuk mengarahkan Harper ke dunia bisnis sudah dirancang oleh keluarga Beckham sejak jauh hari. Saat Harper baru berusia 5 tahun, Victoria telah mendaftarkan hak paten atas nama putrinya untuk berbagai kategori produk, mulai dari kosmetik, mainan, hingga pakaian.
Langkah ini dipandang sebagai strategi visioner keluarga Beckham dalam melindungi merek personal (personal brand) anak-anak mereka di tengah pesatnya perkembangan media dan jejaring sosial.